Pengkondisi Tanah adalah bahan pertanian fungsional untuk memulihkan lahan pertanian terdegradasi serta mengoptimalkan lingkungan fisik, kimia, dan mikro-ekologis tanah. Bahan baku utamanya meliputi natrium humat, kalium humat, kalium fulvat, ekstrak rumput laut, bahan organik mineral, bakteri menguntungkan, unsur tengah dan unsur jejak terkelat, serta polisakarida organik. Tersedia dalam bentuk bubuk, butiran, dan cair, cocok untuk penaburan, pencucian tanah, irigasi tetes, dan irigasi akar. Diterapkan secara luas di rumah kaca dengan budidaya berulang, lahan salin-alkalin, tanah terasam, tanah liat padat, tanah pasir tandus, dan tanah kebun terdegradasi untuk tanaman ladang, buah-buahan, sayuran, bibit, serta ramuan obat tradisional Tiongkok.




Longgarkan tanah liat dan tanah padat untuk membangun struktur granular, meningkatkan permeabilitas udara dan air dalam tanah, mengatasi infiltrasi air yang buruk serta busuk akar akibat genangan air; meningkatkan retensi air dan nutrisi pada tanah berpasir guna mengurangi kehilangan air dan pupuk akibat pencucian.
Gugus karboksil dan hidroksil fenolik yang melimpah mengkhelat fosfor, kalium, kalsium, magnesium, besi, seng, dan boron terikat dalam tanah, mengubah nutrisi mineral tak tersedia menjadi bentuk ionik yang dapat diserap tanaman. Mengurangi volatilisasi nitrogen dan pengendapan fosfor, meningkatkan tingkat pemanfaatan pupuk sebesar 20%–40%, serta mengurangi dosis pupuk majemuk dan biaya penanaman.
Menyediakan sumber karbon organik berkelanjutan untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah serta memperbaiki tanah berpasir tandus dan lahan pertanian monokultur jangka panjang. Menyediakan sumber karbon bagi mikroba tanah menguntungkan guna berkembang biak, menekan patogen tanah penyebab busuk akar, layu fusarium, dan penyakit nematoda, serta mengurangi hambatan rotasi tanam berkelanjutan.